STIA Banten Serahkan bantuan Peduli Bencana Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah

Sudah hampir dua Pekan Bencana alam Gempa disertai Tsunami yang melanda provinsi Sulawesi tengah, yakni di kabupaten Palu, Sigi dan Donggala menyisakan duka yang mendalam bagi bangsa Indonesia, pasalnya baru 1 bulan yang lalu, terjadi pula bencana gempa di Lombok, yang meluluhlantahkan sebagian wilayah di provinsi Nusa Tenggara Barat, 500 orang lebih meninggal dunia akibat bencana tersebut. Begitu juga bencana alam Gempa dan Tsunami yang terjadi di Kab. Palu, Sigi dan Donggala dengan catatan korban Meninggal Dunia dari BNPB per tanggal 9 Oktober 2018, menginformasikan bahwa jumlah total korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami tersebut sebanyak 2.010 orang.

Masyarakat baik di kota maupun di daerahpun di Indonesia sudah mulai melakukan aksi kemanusiaan melalui penggalangan dana sebagai bukti kepedulian terhadap korban bencana gempa dan tsunami tersebut, mulai dari pemerintaha, swasta, mahasiswa, pelajar dan komunitas social lainnya.

Begitupun halnya dilakukan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Banten, yang tergabung dalam Mahasiswa Peduli Bencana yang dipelopori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa dan Lembaga Dakwah Kampus Baabul Falahiyyah melaksanakan kegiatan Aksi Penggalangan Dana Peduli Bencana Gempa dan Tsunami yang terjadi di Palu, sigi dan Donggala Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 5 hari, mulai dari tanggal 5 – 6 Oktober 2018, di jalan raya depan Kampus STIA Banten, aksi penggalangan dana ini sebagai bentuk kepedulian civitas akademika STIA Banten, untuk membantu meringankan beban yang diderita oleh korban bencana. Kata Jalal sebagai coordinator lapangan. Memang tidak mudah untuk bangkit dari pasca bencana, butuh waktu dan tenaga untuk membangun kembali sebuah kota ditengah tengah runtuhnya infrastruktur yang sangat berat. selain penggalan dana di jalan, panitia Peduli bencana juga melakukan penggalangan ke seluruh civitas akademika STIA Banten, Alhasil penggalan dana pun terkumpul sebanyak 7.048.400 (Tujuh Juta Empat Puluh Delapan Ribu empat ratus rupiah).

Hasil dari penggalangan dana peduli bencana ini pun akan langsung diberikan ke korban melalui Lembaga Amil Zakat Harapan Duafa (LAZ HARFA Banten) yang sudah kerjasama dengan STIA Banten dalam hal kegiatan social. Penyerahan penggalangan danapun diserahkan secara langsung oleh Ketua LAZIS STIA Banten bpk. Ahmad Didi Rosyadi, S.AB.,M.A, dan diterima oleh Ketua LAZ Harfa Perwakilan Pandeglang Ibu Rini Khoirini, SE., sebagai lembaga Sosial yang konsisten terhadap bencana alam di sekitar kami mengucapkan banyak terima kasih kepada STIA Banten yang sudah turut serta dalam aksi kemanusiaan berupa bantuan dana yang akan diberikan langsung ke lokasi bencana. Kata Rini.

Atas nama panitia Peduli Bencana STIA Banten megucapkan banyak terimakasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat pandeglang dan civitas akademika atas partisipasi sumbangsih yang telah memberikan sebagain hartanya untuk bencana alam di Sulawesi tengah. Semoga bantuan peduli bencana ini dapat tersampaikan dan bermanfaat khususnya bagi masyarakat Palu, sigi dan donggala, kita sama berdoa kepada Allah Swt, agar korban bencana diberikan ketabahan dan menjadikan musibah bencana alam gempa dan tsunami ini sebagai pelajaran dan hikmah agar kita lebih dekat lagi kepada Allah swt. Amin.