STIA BANTEN GELAR KAJIAN BERTEMA PUASA RAMADHAN DAN KESEHATAN

Oleh : Irmayanti

 

Dalam berbagai literatur dan pendapat ahli, puasa memberikan dampak kesehatan kepada kesehatan tubuh. Puasa adalah cara tubuh beristirahat dalam metabolisme rutin tahunan yang tidak pernah berhenti. Artinya anggapan bahwa puasa melemahkan tubuh dan mengurangi produktifitas sebenarnya tidak ilmiah. Kajian kesehatan inilah yang membuat kita semakin yakin bahwa puasa adalah tuntunan Tuhan kepada manusia agar lebih menjadi hamba yang bersyukur. Kesimpulan ini didapat dari kajian yang diadakan di Masjid Nabil Zein yang terletak dalam lingkungan STIA Banten pada Rabu (24/05).

Hal di atas sejalan dengan apa yang disampaikan salah satu ahli gizi yang cukup familiar di Pandeglang, dr. Chubeasi atau lebih dikenal dengan sebutan dokter hubes. Menurutnya, puasa memberikan dampak yang sangat positif bagi kesehatan tubuh manusia, dari puasa banyak toxin tubuh akhirnya terkurangi. Dengan berpuasa selain mendapatkan ketaqwaan, kesehatan dan kesejahteraan lahir batin juga akan kita dapatkan.

Disisi yang lain pemahaman terkait dengan aturan aturan puasa yang benar menurut ajaran agama juga dikaji dengan serius. Beribadah yang benar tentu harus sesuai dengan hukum-hukum yang telah disampaikan dalam Al-Quran dan Hadist. Berpuasa dengan fiqih yang benar akan membuat ibadah yang kita lakukan tidak sia-sia. KH. Encep Muhaimin dengan detil menyampaikan materi fiqih ini. Sehingga seluruh peserta dapat memahami kaitan dengan aturan hukum yang telah digariskan Tuhan.

Salah satu karyawan STIA BAnten, Fika, merasa tercerahkan dengan adanya kajian ini. “Saya merasa tercerahkan dengan materi yang disampaikan oleh kedua pemateri sehingga saya siap secara mental dan fisik untuk menghadapi bulan Ramadhan,” pungkasnya.