KONSORSIUM LPPM BANTEN SELENGGARAKAN WORKSHOP PENULISAN PENELITIAN DAN P2M BERBASIS HIBAH KEMENRISTEK DIKTI

Dalam rangka memberikanpengetahuanbagiparadosen yang belum berpengalaman dalammenulis proposal penelitian danpengabdianmasyarakatberbasishibahKEMENRISTEK DIKTI, bertempat di aula STIE Bina Bangsa berlangsung Workshop Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hibah KEMENRISTEK DIKTI. Kegiatan tersebut dihadiri 50 peserta yang berasal dari 11 Perguruan Tinggi Swasta di Provinsi Banten yang tergabung dalam konsorsium LPPM Banten. Perguruan Tinggi tersebut adalah: STIA Banten, STIE Bina Bangsa, STIE La Tansa Mashiro, AKBID Bhakti Purna Husada, AKBID Aisyiyah, AKBID Bina Husada Tangerang, UNMA Pandeglang, STISIP Yupentek, AKPER Yatna Yuana, AKBID La Tansa Mashiro, dan STIE Paripurna.

Sedangkan narasumber berasal dari KEMENRISTEK DIKTI Prof. Ocky Karna Radjasa, Ph.D yang menyampaikan materi tentang KebijakanKEMENRISTEK DIKTI Tentang RisetdanPengabdianMasyarakat, dari UNTIRTA Prof. Dr. Kartina, M.Simenyampaikan materi tentang StrategiPenulisan Proposal PenelitianDosenPemula (PDP) dan Dr.Ing. Anton Irawantentang StrategiPenulisan Proposal PengabdianIpteksBagiMasyarakat (IbM), sedangkan dari STIE Bina Bangsa Dr. Ade Sumiarditentang StrategiPenulisan Proposal Pengabdian KKN PpMdan dari UNMA AjiHumaedi, S.Si, tentangMekanisme Up-load Proposal Penelitian/Pengabdian, LaporanKemajuandanLaporanAkhir.

Ketua LPPM STIA Banten selaku ketua panitia kegiatan, Atik Atiatun Nafisah dalam laporannya menyampaikan bahwa diselenggarakannya kegiatan workshop ini dilatarbelakangi adanya kesenjangan antara tugas dosen yang berkaitan antara Pengajaran dengan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Fenomena ini terjadi di hampir semua perguruan tinggi swasta yang terdapat di Provinsi Banten. Oleh karena terdapat kesamaan tersebut, maka beberapa LPPM yang terdapat di provinsi Banten sepakat untuk mengadakan konsorsium yang kegiatan perdananya adalah workshop Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hibah KEMENRISTEK DIKTI. Harapannya, akan ada kegiatan lain yang bisa dilakukan antar lintas perguruan tinggi, seperti mengadakan KKN PM bersama.

Hal senada disampaikan pula oleh Kasie DIKTI Dindik Provinsi Banten, Endang Purwataningsih bahwa ke depan bukan hanya kerjasama workshop, juga pengabdian masyarakat yakni desa terpadu. Ia berharap, setelah kegiatan ini akan semakin banyak dosen di Provinsi Banten yang mendapatkan dana hibah dari DIKTI.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat KEMENRISTEK DIKTI, Prof. Ocky Karna Radjasa, Ph.D memastikan bahwa jika penelitian dan pengabdian masyarakat tidak dilakukan, maka bisa dipastikan bahwa karir dosen akan terhambat dan statusnya sebagai dosen tetap akan hilang. Karenanya, untuk memotivasi dosen dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat, KEMENRISTEK DIKTI akan menambah beberapa skim baru yang dapat diakses oleh semua dosen baik pemula maupun senior, perguruan tinggi negeri maupun swasta.